Sabtu, 17 April 2010

Pemuaian Pada Kaca Jendela

Diposting oleh Tirsaayu di 01.53
Sewaktu saya duduk di bangku SD (Sekolah Dasar) kelas lima. Guru saya, Ibu Ramina pernah bercerita. Ia tinggal di belakang Bandar udara Tjilik Riwut. Setiap hari ia selalu mendengar suara pesawat yang sangat keras, sampai-sampai kaca jendelanya ikut bergetar. Untung saja pemasangan kaca jendelanya diberi ruang muai. Ternyata ruang muai pada kaca jendelanya itu ada kaitannya dengan pemuaian. Pada siang hari yang panas kaca jendela tersebut memuai bertambah besar, ruang muai menjadi sempit. Setiap zat terdiri atas molekul-molekul. Molekul-molekul itu selalu dalam keadaan bergerak. Energi gerak setiap molekul akan bertambah jika suhunya naik. Akibatnya, ruang gerak molekul makin luas. Makin luasnya ruang gerak molekul itulah yang menyebabkan benda memuai. Jadi pada umumnya benda akan memuai jika dipanaskan. Jadi, ruang muai tersebut berfungsi sebagai ruang untuk pemuaian. Jika tidak diberi ruang muai kaca tersebut akan pecah bila siang hari semakin terik, dan suara pesawat yang sangat keras.

Pemuaian yang terjadi pada kaca jendela termasuk dalam pemuaian zat padat. Sebagian besar zat akan memuai bila dipanaskan dan menyusut ketika didinginkan. Bila suatu zat dipanaskan (suhunya dinaikkan) maka molekul-molekulnya akan bergetar lebih cepat dan amplitudo getaran akan bertambah besar, akibatnya jarak antara molekul benda menjadi lebih besar dan terjadilah pemuaian. Pemuaian adalah bertambahnya ukuran benda akibat kenaikan suhu zat tersebut.Besarnya pemuaian zat sangat tergantung ukuran benda semula, kenaikan suhu dan jenis zat. Efek pemuaian zat sangat bermanfaat dalam pengembangan berbagai teknologi.Alat yang digunakan untuk menyelidiki pemuaian panjang berbagai jenis zat padat adalah musschenbroek. Pemuaian panjang suatu benda dipengaruhi oleh panjang mula-mula benda, besar kenaikan suhu, dan tergantung dari jenis benda.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Tirsa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea